Popular Posts

Sunday, November 26, 2017

PEMBUATAN ULIR CACING DENGAN MESIN BUBUT

roda gigi cacaing1
Seperti diperlihatkan dalam gambar, pasangan roda gigi cacing terdiri dari  sebuah cacing yang mempunyai ulir luar  dan sebuah roda cacing yang bekait dengan cacaing. Ciri yang sangat menonjol pada roda gigi cacing adalah kerjanya yang sangat halus dan hampir tidak berbunyi., serta memungkinkan perbandingan tranmisi yang besar.

Perbandingan reduksi dapat dibuat 1 : 100. Namum umumnya arah tranmisi tidak bisa dibalik  untuk menaikkan putaran, dari roda cacing ke cacing . Hal semacam ini desebut “ mengunci sendiri “ karena putaran yang terbalik dari roda cacing akan dihentikan oleh batang cacing . Kekurangan dari roda cacing  adalah efesiensinya  yang rendah terrutama bila sudut kisarnya kecil.
Perbandingan tranmisi  atau perbandingan gigi dapat dinyatakan dimana Z2 adalah jumlah gigi pada roda cacing dan Z1 jumlah ulir cacing, Antara cacing dan rodanya terjadi gesekan besar sehingga banyak menimbulkan panas  itulah sebabnya mengapa kapasitas tranmisi roda gigi  cacing  sering dibatasi oleh panas yang timbul . Dalam pratek  roda gigi cacing sering mempergunakan  bahan cacing dari baja  paduan dengan pengerasan kulit dan roda cacing dari bahan perunggu atau paduan tembaga dan alumunium. Permukaan gigi harus difrais dengan baik  dan pelumasan harus sesuai serta dijaga keberlangsungannya. Konstruksi rumah dan poros  serta pemasangannya harus kokoh unyuk menghindari lenturan  dan pergeseran aksial poros cacimg
Tatacara perencanaan roda gigi cacing  dapat diringkas sebagai berikut , dimana sebagai contoh perhitungan diambil dari roda gigi cacing suatu kontruk tranmisi  yang dipakai dalam pekerjaan kerek atau kepala pembagi. Jika m merupakan modul normal dan ms modul aksial  dan  adalah sudut aksial  maka
          ms = m / cos ∂                                                        
Macam macam Roda Gigi
2macam roda gigi cacing
Letak porosRoda gigiKeterangan
Roda gigi dengan poros sejajarRoda gigi lurus ( a )
Roda miring ( b )
Roda gigi miring ganda ( c )
( Klasifikasi atas dasar bentuk alur gigi )
Roda gigi luar
Roda gigi dalam dan pinyon (d)
Batang gigi dan pinyon ( e )
Arah putaran berlawanan
Arah putaran sama
Gerakan lurus dan berputar
Roda gigi dengan poros berpotonganRoda gigi kerucut lurus  ( f )
Roda gigi kerucut spiral ( g )
Roda gigi kerucut ZEROL
Roda gigi miring
Roda gigi kerucut miring ganda
( Klasifikasi atas dasar bentuk jalur gigi )
Roda gigi permukaan dengan poros berpotongan ( h )( Roda gigi dengan poros berpotongan berbentuk istimewa )
Roda gigi dengan poros silangRoda gigi miring silang ( i )
Batang gigi miring silang
Kontak titik
gerakan lurus dan berputar
Roda gigi cacing silindris ( j )
Roda gigi cacing selubung ganda ( globoid ) ( K )
Roda gigi cacing samping
Roda gigi hiperboloid
Roda gigi hipoid( l )
Roda gigi permukaan silang
Ulir Metrik dan Witworth
3ulir metrik dan witwort
  1. Diameter mayor (diameter luar) adalah diameter terbesar dari ulir.
  2. Diameter minor (diameter inti) adalah diameter terkecil dari ulir.
  3. Diameter pith (diameter tusuk) adalah diameter semu yang letaknya di antara diameter luar dan diameter inti. Pada radius dari diameter tusuk inilah letaknya titik-titik singgung antara pasangan dua buah ulir sehingga pada titik-titik tersebutlah yang akan menerima beban terberat sewaktu pasangan ulir dikencangkan.
  4. Jarak antara puncak ulir yang disebut juga dengan istilah pitch merupakan dimensi yang cukup besar pengaruhnya terhadappasangan ulir. Karena apabila jarak antara puncak ulir yang satudengan puncak ulir yang lain tidak sama maka ulir ini tidak bisadipasangkan dengan ulir yang lain yang jarak puncak ulirnya masingmasing adalah sama. Kalaupun bisa tentu dengan jalan dipaksa yang akhirnya juga akan merusakkan ulir yang sudah betul. Akibatnya pasangan dari beberapa komponen dalam satu unit pun tidak bisa bertahan lama. Jadi, dalam proses pembuatan jarak puncak ulir harus diperhatikan betul-betul, sehingga kesalahan yang terjadi pada jarak puncak ulir masih dalam batas-batas yang diijinkan.
  5. Sudut ulir adalah sudut dari kedua sisi permukaan ulir yang satuannya dalam derajat. Untuk American Standard dan ISO sudut ulirnya adalah 60. Untuk ulir Whitworth sudut ulirnya 55°.
  6. Kedalaman ulir adalah jarak antara diameter inti dengan diameterluar.
Macam macam ulir berdasarkan pith nya
  1. Ulir Tunggal
  2. Ulir Ganda
  3. Ulir Tripel
  4. Ulir Kwarted
Poros Cacing
Poros cacing dibuat menggunakan ukuran Modul dan DP ( Diametral Pith )
Modul merupakan satuan digunakan  untuk memudahkan pembagian  yang merupakan kelipatan dari phi (p / 3.14) sedangkan DP merupakan pith dari factor inchi ( 25.4 mm )
Konversi dari Modul  dan DP dalam mm
No.ModulKonsv mmDPKonsv mmKeterangan
1.13.1401P25.4
2.1.253.9252P12.7
3.1.504.7103P
4.1.755.4954P
5.26.2805PUlir dobel
6.2.257.0656P
7.2.57.8507P
8.2.758.6358P
9.39.4209PUlir Tripel
10.3.2510.20510P
11.3.510.9912P
12.3.7511.77514P
13.412.54016PUlir Kwartet
14.4.514.318P
15.515.720P
16.5.517.27X
17.618.84X
18.6.520.41X
19.721.98X
20.7.523.55X
21.8dstX
Batang Cacing dan Gigi Cacing
4profil gigi cacing
Ukuran Batang Cacing
Modul  normal            = 3.14
Pith ( P )                   =  p . m
Jumlah gigi ( Z )         = 1 ( ulir tunggal ), 2 ( ulir ganda ). 3 ( ulir tripel ) dst.
5kisar ulir
Sudut Puncak   29°     = Standart British
Sudut Puncak   30°     = Standart ISO
Tebal sisi ulir              = 0,37 P
Dalam alur ulir            = P / 2
Sudut spiral    (∂ )     = tangen P : (dt/2)
Ukuran Gigi  Cacing
Modul ( m ) = P / p
mn
Modul spiral (ms )
cos∂
Pith ( P ) =  p . m
Jumlah gigi ( Z ) = d / m atau ( da – 2 ) / m
Clereance ( C ) = 0,1- 0,3 atau c = 0,157 m ( ISO )
Tinggi kepala gigi ( ha ) = m
Diameter lingkaran tususk ( d ) = Z x m
Diameter kepala gigi ( da/do ) =   ( Z + 2 ) . m
Diameter lingkaran kaki gigi df (df) =  d – 2  ( m + m )
Jarak Sumbu  ( a ) = ( d1 + d2 ) : 2
Penggeseran sudut Meja Frais

6pergeseran meja frais

7rumus pergeseran
8posisi pahat ulir

5 comments:

  1. apakah bisa diberikan contoh perhitungannya antara poros dan roda giginya, untuk menambah pemahaman saya

    ReplyDelete
  2. Kalo bikin ulir cacing gmana.perhitunganya.trus adakah di tabel ulir mesin bubut

    ReplyDelete
  3. Teknik mesin 1 nih 6 kr

    ReplyDelete
  4. Alat alat di mesin bubut untuk membuat
    Ulir cacing apa saja

    ReplyDelete

Masukan dan Sarannya ea Guys.....